Minggu, 25 September 2011

MR. Perfic

Aku tidak pantas merindukanya 
Dan aku  tidak harus mendambakannya
Dialah sosok yang menjadi impian 
Alangkah sempurnanya wajah rupawan 
Aku,hingga tidak bisa menolak imazinasi 
Dalam otakku yang mengukir kepalsuan ilusi 

Aku adalah aku dia adalah dia 
Dia dan aku tidak mungkin bersatu 
Aku terlalu jauh jika ingin dirinya 
Dan kami tidak mungkin untuk bersama 
Diantara pertempuran membatin 
Aku takluk pada kekalahan 
Aku tetap menginginkannya 
Dia,tidak mungkin membalasnya 
Aku tau dan aku menyadari  kenyataan 
Dia bukan untukku meski dalam hayalan
 

mereka

Mereka tidak tau malu serta pemuja nafsu 
Lebih memalukan dari penari tanpa baju 

Mereka lebih tamak dari hewan pengerat 
Hingga menyepelekan keadilan Akherat 

Mereka tertawa dalam kemewahan 
Menutup telinga pada pada perihnya jeritanan 

Mereka sengaja mengabaikan kewajiban 
Setelah duduk nyaman dalam kekuasaan 

Mereka berpura-pura tidak menyaksikan 
Padahal hamparan kenyataan menyakitkan

Mereka berulah dengan gaya paling keren 
Diantara dasyat dan derasnya kekisruhan 

Mereka pandai berjilat ahli berekting 
Sementara nasib di sekitar terlontang-lanting 

Mereka tidak mengindahkan keluhuran Pancasila 
Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia di buat tidak ada