jangan ada lagi saling menghujat, saudari
Dari napas hati tersuci
Untuk kembai membangun jati diri
Napas-napas pancasila yang luhur
Adalah hembusan cita-cita Mulya nan Agung
Panorama Nusantara
Adalah surga kemakmuran kita
Sepanjang sabang sampai merauke
Berdaulat. Berdiri tegak, gagah wajah Bangsa
Akankah pudar seiring datang peradaban baru
Nusantaraku yang elok di Negaraku
Garudaku yang gagah perkasa
Semangat leluhurku masihkah tersisa? sandiwara-sandiwara penerusmu
Akankah selalu membabi buta, lebih tak bermanusiawi
Semangat pendiri Bangsaku
Engkau tumpahkan pengorbanan jiwa-raga
Menghapusakan penderitaan pisik yang nyata
Awal dari penyiksaan baru
Negaraku, nelangsa Rakyatmu di peras sepanjang masa
Gerbang kemerdekaan memang terbuka
Alih-alih merdeka tapi, masih tetap sama
Tunas-tunas penerus kelanggengan Bangsa
Pemuda adalah tumpuan terdepan
Enyahkan ha-ha negatif yang (mencela) membudaya
Mulyakan Bangsa Indonesia
Untuk membumingkan Pancasila
Damai, tentram, sejahtra di bumi pertiwi tercinta
Adalah mutlak Hak kita