kutelan sebuah kekosongan derita
Terasa mencekik terlalu hampa
Membuat ruang ratapan tanpa nyawa
Terseok terkikis rasa
Alunan hidup enggan bercahaya
Jiwa kering terperas dahaga
Di setiap sudut ruang jiwa
Terselip angan hembusan dari surga
Namun belenggu penjara
Mengutuk terlalu murka
Rencana demi rencana
Hanya sebatas pelipur lara
Tetes air mata
Menjadi saksi nyata
Rasa dahaga menjadi kian sempurna
20-08-2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar