Sabtu, 03 Maret 2012

She pemimpi

Ketika datang gejolak yang penuh gelora
Semburan dijiwa begitu membara
Aku kembali menyusuri rencana
Untuk menggapai puncak menara
Dalam guyuran air deras mata
Tersisip nada-nada sang surya
Ketika ku dibuat meraung
Akupun terluka
Bagaimanakah sikap pemimpi sejati yang sesungguhnya
Aku membutuhkan bensin untuk memompa tenaga

Jumat, 02 Maret 2012

LELAH

Allahhu Akbar aku lelah terkapar Ini terasa menyesakan Aku begini lagi,aku tersungkur Mengapa aku begitu tertusuk Terus mengeluh dan menjerit Aku takut tersesat Karena jelmaan tak sukur Harapan yang terlalu tinggi akhirnya menghimpit Ternyata terbukti bahwa aku amat lemah Kalau diselami begini aku makin tenggelam Belum lagi luka lama yang tak bisa kukubur Menyiksa,sungguh menyiksa Aku tau aku sangat menyadarinya Bahwa aku belum pantas mendapatkannya Tapi aku sudah kekeh begini Aku,aku aku,aku menginginkan itu

Kota tujuan

Aku dimabuk aroma
Jiwaku selalu ingin kesana
Tarikan itu magis mengusik jiwa
Tariannya pun menyiksa isi kepala
Aku berharap akan mengapai cahaya
Seolah-olah aku dapat mengintip surga
Disana, aku ingin melebur bersama
Nyanyian berpadu musik yang menggema

cinta

>Cintaku semakin terasa mendalam
Kutak bisa berpaling dari mu
Sepertinya aku di kutuk rasa merindu
Untuk terus teringat padamu
Aku memendam siksaan ini
Menyukaimu aku lelah
Sejuta pengorbananku takan sampai
Hatiku remuk terluka dan berduka
Aku juga benci semakin menginginkanmu
Tapi bagaimana ini,perasaan tak terkendali
Telah menancap dan mengakar dikalbu
Aku merasa di siksa oleh tusuka-tusukan ini
Nyatanya logikaku telah buntu dan beku
Aku ingin berhenti sampai disini
Meski aku tau itu tak mudah
Kelihatannya aku harus menyelami luka
Untuk waktu yang tidak terdeteksi
Aku seolah berjalan diantara duri
Yang ketajamannya merasuk kesanu bari