Sabtu, 12 November 2011
Senin, 07 November 2011
Senin, 03 Oktober 2011
Rindu yang tak tertahan
Bagaimana ini, jiwaku seolah melayang-layang
Hatiku terbagi dua, hanya ada raga yang utuh
Pikirku semakin memuncak berada di lain tempat
Setiap hari aku larut dalam angan serupa
Ketika detik itu berputar aku tidak bisa menolak
Kerinduan yang mencekik semakin terasa sesak
Seiring berjalannya waktu, kenapa tampak makin jelas
Kadang kala aku berusaha mengalihkan tapi, aku selalu tak mampu
Penyakit yang menderaku sungguh menyakitkan
Aku tidakingin bertambah parah menjadi semakin dalam
Diriku terlalu sangat ingin kembali berada di masa itu
Rinduku tidak tertahan,aku takut karena gangguan ini mencekam
Hatiku, jiwaku di tusuk sembilu angan yang membeku
Hatiku terbagi dua, hanya ada raga yang utuh
Pikirku semakin memuncak berada di lain tempat
Setiap hari aku larut dalam angan serupa
Ketika detik itu berputar aku tidak bisa menolak
Kerinduan yang mencekik semakin terasa sesak
Seiring berjalannya waktu, kenapa tampak makin jelas
Kadang kala aku berusaha mengalihkan tapi, aku selalu tak mampu
Penyakit yang menderaku sungguh menyakitkan
Aku tidakingin bertambah parah menjadi semakin dalam
Diriku terlalu sangat ingin kembali berada di masa itu
Rinduku tidak tertahan,aku takut karena gangguan ini mencekam
Hatiku, jiwaku di tusuk sembilu angan yang membeku
pujian untuk KORUPTOR
Salut pada Wakil Rakyat yang mendahulukan
keinginan berlayar di atas lautan materi Haram
Dari pada menuruti nurani untuk membangun
citra Negri
Publik mual dengan tingkah kepalsuan yang nyata
kerinduan akan kejayaan perlahan semakin sirna
Ketidak jelasan, carut-marut perbuatan MEREKA
mengukir sejarah kelam
Masihkah ada yang bisa melihat keperkasaan
wibawa sisa-sisa pahlawan terdahulu
Hanya tindakan pengotoran bumi pertiwi yang
di torehkan penghianat keji
Perestasi menjijikan itu kian mewabah
ulah-ulah demikian semakin menjadi
Dahulu terlahir pahlawan pencetus Revolusi
belakangan kini bermunculan Raja-raja korupsi
semangat
Aku tidak ingin tersessat lagi seperti waktu itu, aku ingin selalau bwrjalan dengan semburan-semburan
kenikmatan yang kini hinggap di dadaku
Bling-bling yang mengisi hatiku, sungguh aku tidak ingin ia berpaling sampai kapan pun di sepanjang waktu
Aku membutuhkannya, dia yang membuat harapanku kuat mengokohkan pondasi semangat hidupku
Masa- masa gelap yang menyesakan aku ingin mendepak kesuraman yang meneror itu
Hatiku kini berbunga lagi di sirami tetesan sejuk yang bersemayam di kalbu
Aku yakin,hembusan ini jawaban dari usahaku mengalihkan bisikan Raja belenggu
kenikmatan yang kini hinggap di dadaku
Bling-bling yang mengisi hatiku, sungguh aku tidak ingin ia berpaling sampai kapan pun di sepanjang waktu
Aku membutuhkannya, dia yang membuat harapanku kuat mengokohkan pondasi semangat hidupku
Masa- masa gelap yang menyesakan aku ingin mendepak kesuraman yang meneror itu
Hatiku kini berbunga lagi di sirami tetesan sejuk yang bersemayam di kalbu
Aku yakin,hembusan ini jawaban dari usahaku mengalihkan bisikan Raja belenggu
Minggu, 25 September 2011
MR. Perfic
Aku tidak pantas merindukanya
Dan aku tidak harus mendambakannya
Dialah sosok yang menjadi impian
Alangkah sempurnanya wajah rupawan
Aku,hingga tidak bisa menolak imazinasi
Dalam otakku yang mengukir kepalsuan ilusi
Aku adalah aku dia adalah dia
Dia dan aku tidak mungkin bersatu
Aku terlalu jauh jika ingin dirinya
Dan kami tidak mungkin untuk bersama
Diantara pertempuran membatin
Aku takluk pada kekalahan
Aku tetap menginginkannya
Dia,tidak mungkin membalasnya
Aku tau dan aku menyadari kenyataan
Dia bukan untukku meski dalam hayalan
mereka
Mereka tidak tau malu serta pemuja nafsu
Lebih memalukan dari penari tanpa baju
Mereka lebih tamak dari hewan pengerat
Hingga menyepelekan keadilan Akherat
Mereka tertawa dalam kemewahan
Menutup telinga pada pada perihnya jeritanan
Mereka sengaja mengabaikan kewajiban
Setelah duduk nyaman dalam kekuasaan
Mereka berpura-pura tidak menyaksikan
Padahal hamparan kenyataan menyakitkan
Mereka berulah dengan gaya paling keren
Diantara dasyat dan derasnya kekisruhan
Mereka pandai berjilat ahli berekting
Sementara nasib di sekitar terlontang-lanting
Mereka tidak mengindahkan keluhuran Pancasila
Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia di buat tidak ada
Selasa, 26 Juli 2011
untuk vella
Terimakasih Tuhan
Engkau telah memberikan
Sebuah kesempatan
Melalui pertemanan
Darinya aku dapatkan
Berlipat keindahan
Untuku dia selalu melapanhkan
Sebuah kemungkinan harapan
Setulus hati ku sampaikan
Terimakasih atas keberuntungan
Yang telah Engkau turunkan
Betapa mulianya ketulusa
Dari sebuah rentangan tangan
Aku peroleh kebahagiaan
PadaMU ya ALLAH, kumohan
Agar di masa depan
Ada suatu kebanggaan
Yang bisa kupersembahkan
Engkau telah memberikan
Sebuah kesempatan
Melalui pertemanan
Darinya aku dapatkan
Berlipat keindahan
Untuku dia selalu melapanhkan
Sebuah kemungkinan harapan
Setulus hati ku sampaikan
Terimakasih atas keberuntungan
Yang telah Engkau turunkan
Betapa mulianya ketulusa
Dari sebuah rentangan tangan
Aku peroleh kebahagiaan
PadaMU ya ALLAH, kumohan
Agar di masa depan
Ada suatu kebanggaan
Yang bisa kupersembahkan
super junior
Dengan mudahnya merajai hati
Membuat dada bergetar mendamba
Sungguh menjadi super idola
Mendwngar nyanyian dari suara-suara
Melihat gerak berpadu pesona-pesona
Hati wanita berguling-guling terpana
Andaikan super junior tau
Betapa menyiksanya rindu
Apalagi yang harus dikatakan
Karena kagum tak tergambarkan
Super junior it's super boy
You'r must say sorrr ,sorry
Mewakili jeritan para wanita
Yang mewabah tak ter hingga
Seandainya dapat tersampaikan
Mungkinkah mereka merasakan
Penderitan yang telah di torehkan
Tanpa bosan menghayalkan
Tak lelah mengharapkan
Sebuah mimpi yang takan terjadi
Membuat dada bergetar mendamba
Sungguh menjadi super idola
Mendwngar nyanyian dari suara-suara
Melihat gerak berpadu pesona-pesona
Hati wanita berguling-guling terpana
Andaikan super junior tau
Betapa menyiksanya rindu
Apalagi yang harus dikatakan
Karena kagum tak tergambarkan
Super junior it's super boy
You'r must say sorrr ,sorry
Mewakili jeritan para wanita
Yang mewabah tak ter hingga
Seandainya dapat tersampaikan
Mungkinkah mereka merasakan
Penderitan yang telah di torehkan
Tanpa bosan menghayalkan
Tak lelah mengharapkan
Sebuah mimpi yang takan terjadi
Minggu, 03 Juli 2011
tragedi
Benar, tidak ada yang abadi
Silih ganti dan pergi
Apa yang pernah dimiliki
Hanya singgah tak sejati
Dalam kehidupan ini
Duka serta pelangi
Selalu begitu harus di jalani
Meski hal yang memiris hati
Juga harapan yang enggan terjadi
Hingga kesedihan mendominasi
Badai pasti dapat di lalui
Ternyata, kepedihan jalan hidup ini
Terlalu keras dari yang di sadari
Duri -duri yang harus di sibaki
Serta peluh yang bagai bara api
Yakin dibalik semua rencana illahi
Ada hkmah yang maha tinggi
Silih ganti dan pergi
Apa yang pernah dimiliki
Hanya singgah tak sejati
Dalam kehidupan ini
Duka serta pelangi
Selalu begitu harus di jalani
Meski hal yang memiris hati
Juga harapan yang enggan terjadi
Hingga kesedihan mendominasi
Badai pasti dapat di lalui
Ternyata, kepedihan jalan hidup ini
Terlalu keras dari yang di sadari
Duri -duri yang harus di sibaki
Serta peluh yang bagai bara api
Yakin dibalik semua rencana illahi
Ada hkmah yang maha tinggi
suju
Diantara miliaran juta wanita
Akupun larut bertekuk lutut mendamba
pada wajah-wajah seolah terukir dari cahaya
Yang berpadu suara dasyat luar biasa
Sehingga kesempurnaan tercipta
Keindahan yang patut di sanjung puja
Suju para pencuri hati wanita
Sungguh terlalu sangat menggoda
Betapa tak terhitung para pencinta
Yang menggila dan tersiksa
Oleh karya serta paduan talenta
Yang seperti cahaya magnetik full pesona
Membuat rasa menginginkan terlalu nyata
Meski suju jauh nan di dunia maya
Namun mampu membuat melayang bahagia
Its you ,super junior ,love you more ,Angela
Akupun larut bertekuk lutut mendamba
pada wajah-wajah seolah terukir dari cahaya
Yang berpadu suara dasyat luar biasa
Sehingga kesempurnaan tercipta
Keindahan yang patut di sanjung puja
Suju para pencuri hati wanita
Sungguh terlalu sangat menggoda
Betapa tak terhitung para pencinta
Yang menggila dan tersiksa
Oleh karya serta paduan talenta
Yang seperti cahaya magnetik full pesona
Membuat rasa menginginkan terlalu nyata
Meski suju jauh nan di dunia maya
Namun mampu membuat melayang bahagia
Its you ,super junior ,love you more ,Angela
Minggu, 24 April 2011
ketika
Ketika lirik-lirik cinta tak tercipta
Ketika tak ada gelora tuk menggoda
Ketika kutersesat tanpa cahaya
Ketika nyanyian indah seolah sirna
Ketika lelah menghitung hari terasa
Ketika nyata kudapati arti kecewa
Ketika malam-malamku tanpa nyawa
Ketika pekat menyelimuti penuh hampa
Ketika lenyap sayup-sayup suara
Ketika tak ada nada-nada surga
Ketika, ketika, ketika itu tiba
Ketika tak ada gelora tuk menggoda
Ketika kutersesat tanpa cahaya
Ketika nyanyian indah seolah sirna
Ketika lelah menghitung hari terasa
Ketika nyata kudapati arti kecewa
Ketika malam-malamku tanpa nyawa
Ketika pekat menyelimuti penuh hampa
Ketika lenyap sayup-sayup suara
Ketika tak ada nada-nada surga
Ketika, ketika, ketika itu tiba
sinar
Kukira pertahanan ini kokon nan kuat
Tapi, ternyata aku salah total
Kupikir aku tidak akan terjerumus
Pada rasa yang sesungguhnya tidak boleh kumiliki
Ini tak pantas bukan tempatku untuk
membuka hati
Aku benci dan merasa hina
Atas apa yang mengalir di dalam dada
Benar, aku tidak begitu dalam
Sampai berkeinginan memilikinya
Meski begitu , aku merasa kotor seperti sampah
Aku hanya debu yang jauh dari berarti
Sedangkan dia sesosok yang berupa keharuman
Dimatanya terdapat impian keindahan
Dia memiliki senyum berselimut madu
Aku mengutuk diriku sendiri
Karena telah menyelipkan sinar itu
Tapi, ternyata aku salah total
Kupikir aku tidak akan terjerumus
Pada rasa yang sesungguhnya tidak boleh kumiliki
Ini tak pantas bukan tempatku untuk
membuka hati
Aku benci dan merasa hina
Atas apa yang mengalir di dalam dada
Benar, aku tidak begitu dalam
Sampai berkeinginan memilikinya
Meski begitu , aku merasa kotor seperti sampah
Aku hanya debu yang jauh dari berarti
Sedangkan dia sesosok yang berupa keharuman
Dimatanya terdapat impian keindahan
Dia memiliki senyum berselimut madu
Aku mengutuk diriku sendiri
Karena telah menyelipkan sinar itu
Kamis, 07 April 2011
gelora
Tak ada gelora
Hanya ada gelombang
Jiwa yang terus mengumbara
Menanti tanpa penghujung
Seperti nikmatnya angin menyapa
Diantara duka yang menggunung
Rasa perih tanpa kata-kata
Mengoyak menggunjing
Diri ini lelah dalam hampa
Yang mendera menggulung-gulung
Hanya ada gelombang
Jiwa yang terus mengumbara
Menanti tanpa penghujung
Seperti nikmatnya angin menyapa
Diantara duka yang menggunung
Rasa perih tanpa kata-kata
Mengoyak menggunjing
Diri ini lelah dalam hampa
Yang mendera menggulung-gulung
cepat,lekas dan yakinkanku
cepat,cepat,cepat cepatlah datang
Hari dimana kemenangan besar
Kemerdekaan atas koloni ilusi
Hapuslah semua beban derita
Munculah kekayaan diri
Menggununglah sebuah pucuk juang
Lekas, lekas, lekaslah tiba
Akhir dari perjuangan panjang
Pecahlah pertempuran suran
Impian memetik satu titik tiba
Tiada lagi hari-hari untuk mengiba
Pasti; pasti, pastilah terjadi
Jika tiada mengenal henti
Untuk terus meyakinkan diri
Percayalah seutuhnya pada keteguhan
Niscaya lautan madukan menghampar
Yakin, yakin, yakinlah pada sabar
Jika ia selalu bersama dan mengakar
Tiada kata ''takan mungkin terjadi
Karna badai pasti dapat di lalui
Sujudlah ....sukurlah....teruskanlah
Hari dimana kemenangan besar
Kemerdekaan atas koloni ilusi
Hapuslah semua beban derita
Munculah kekayaan diri
Menggununglah sebuah pucuk juang
Lekas, lekas, lekaslah tiba
Akhir dari perjuangan panjang
Pecahlah pertempuran suran
Impian memetik satu titik tiba
Tiada lagi hari-hari untuk mengiba
Pasti; pasti, pastilah terjadi
Jika tiada mengenal henti
Untuk terus meyakinkan diri
Percayalah seutuhnya pada keteguhan
Niscaya lautan madukan menghampar
Yakin, yakin, yakinlah pada sabar
Jika ia selalu bersama dan mengakar
Tiada kata ''takan mungkin terjadi
Karna badai pasti dapat di lalui
Sujudlah ....sukurlah....teruskanlah
IBUNDA
IBU kau cahayaku dalam kegelapan
Kau kekuatanku dalam kehidupan
Aku sungguh bergantung
Pada kehangatan - kehangatan
Dari segala kemurnian
Yang telah engkau limpahkan
Ibunda tersayang
Ibu penuh luapan cinta
Cintamu terasa menelusuk jiwa
Tanpamu dunia gelap gulita
Tanpamu kesukaran amat sangat terasa
Tanpamu indahnya dunia tak tercipta
Tanpamu takan ada surga
Ibu kau sama berarti seperti sang pelita
Yang hanya memberi tak terkira
Kau kekuatanku dalam kehidupan
Aku sungguh bergantung
Pada kehangatan - kehangatan
Dari segala kemurnian
Yang telah engkau limpahkan
Ibunda tersayang
Ibu penuh luapan cinta
Cintamu terasa menelusuk jiwa
Tanpamu dunia gelap gulita
Tanpamu kesukaran amat sangat terasa
Tanpamu indahnya dunia tak tercipta
Tanpamu takan ada surga
Ibu kau sama berarti seperti sang pelita
Yang hanya memberi tak terkira
IBUNDA
Engkau terlalu berharga
Senyummu laksana lukisan di surga
Tunduk kepatuhanmu pada sang pencipta
Membuatmu semakin mulya
Tiada dapat yang menggantikan cinta
Atau yang lebih patut tuk membalas jasa
Jiwamu terlalu sempurna
Menggeserkan keindahan mutiara
Engkau adalah harta
Berlapis tahta karunia
Yang maha luarbiasa
Maha luas tiada tara
Kusadari jasamu begitu nyata
Bahkan....., ternyata
Selimutmu mengakar di dasar jiwa
Aku terlalu hina
Untuk melantunkan bait-bait kata
Senyummu laksana lukisan di surga
Tunduk kepatuhanmu pada sang pencipta
Membuatmu semakin mulya
Tiada dapat yang menggantikan cinta
Atau yang lebih patut tuk membalas jasa
Jiwamu terlalu sempurna
Menggeserkan keindahan mutiara
Engkau adalah harta
Berlapis tahta karunia
Yang maha luarbiasa
Maha luas tiada tara
Kusadari jasamu begitu nyata
Bahkan....., ternyata
Selimutmu mengakar di dasar jiwa
Aku terlalu hina
Untuk melantunkan bait-bait kata
IBUNDA
Aku cinta ibunda
Berlapis-lapis sayang tak terhingga
Bersamanya ada ketenangan
Yang tidak tergambarkan
Di sisinya selalu ada pancaran
Sinar kasih, tulus dan sayang
Memandangnya dengan penuh cunta
Ada lautan kata yang membendung
Cintanya berselimut sutra mutiara
Ketulusannya sunggyh,sungguh terasa
Sinarnya pencaran cahaya dua dunia
Bunda terlalu berharga
Dekapannya selalu terasa
Kehangatanya mendasar di dada
Cintanya yang besar tak pernah berubah
Kelembutanya terlalu megah
Sejak mengandung hingga melahirkan
Hingga tumbuh menjadi dewasa
IBUNDA,IBUNDA,IBUNDA
Beliau selalu ada di sisi kita
Berlapis-lapis sayang tak terhingga
Bersamanya ada ketenangan
Yang tidak tergambarkan
Di sisinya selalu ada pancaran
Sinar kasih, tulus dan sayang
Memandangnya dengan penuh cunta
Ada lautan kata yang membendung
Cintanya berselimut sutra mutiara
Ketulusannya sunggyh,sungguh terasa
Sinarnya pencaran cahaya dua dunia
Bunda terlalu berharga
Dekapannya selalu terasa
Kehangatanya mendasar di dada
Cintanya yang besar tak pernah berubah
Kelembutanya terlalu megah
Sejak mengandung hingga melahirkan
Hingga tumbuh menjadi dewasa
IBUNDA,IBUNDA,IBUNDA
Beliau selalu ada di sisi kita
IBUNDA
Sekian lama aku tersesat
Kenapa aku terlambat
Terlambat menyadari dalam cintamu
Menyadari kau urat nadiku
Menyadari kau udara yang ku hirup
Menyadari perasan perih tulusmu
Kau telah menentang segala bahaya
Bahkan maut sekalipun
Kau menyalurkan napas
Saat kau mempertaruhkan nyawa di ujung kematian
Saat kau merasakan daging terkoyak
Urat yang bagai terputus-putus
Dan darah yang mendidih mengalir
Aku lupa.....Aku lalai
Akan jeritan dan rintihanmu
Akan lengkingan sakitmu
Akan derasnya keringat panas dinginmu
Akan kelelahan yang mendera tubuhmu
Aku lupa .....segalanya
Aku terlambat menyadari bakti yang sesungguhnya
Seberapa pun banyak mutiara yang akan kupersembahkan
Takan mampu menggantikan cinta dan pengorbananmu
Kenapa aku terlambat
Terlambat menyadari dalam cintamu
Menyadari kau urat nadiku
Menyadari kau udara yang ku hirup
Menyadari perasan perih tulusmu
Kau telah menentang segala bahaya
Bahkan maut sekalipun
Kau menyalurkan napas
Saat kau mempertaruhkan nyawa di ujung kematian
Saat kau merasakan daging terkoyak
Urat yang bagai terputus-putus
Dan darah yang mendidih mengalir
Aku lupa.....Aku lalai
Akan jeritan dan rintihanmu
Akan lengkingan sakitmu
Akan derasnya keringat panas dinginmu
Akan kelelahan yang mendera tubuhmu
Aku lupa .....segalanya
Aku terlambat menyadari bakti yang sesungguhnya
Seberapa pun banyak mutiara yang akan kupersembahkan
Takan mampu menggantikan cinta dan pengorbananmu
Selasa, 22 Maret 2011
untukku
Aku tenggelam dalam sunyi yang menenggelamkanku
Dan kini kekosongan dirayu dibujuk pilu
Terasa sempurnalah kehampaan dalam hidupku
Jika saja tak ada usaha sekuat tenaga untuk maju
Kesia-siaan hanya ada pada perhentian harapan
Musibah besar akan mengubur perjuangan
Tatkala keyakinan kalah dan kocar-kacir
Terbirit-birit tergesa dirayu oleh samudra kelabu
Dan kini kekosongan dirayu dibujuk pilu
Terasa sempurnalah kehampaan dalam hidupku
Jika saja tak ada usaha sekuat tenaga untuk maju
Kesia-siaan hanya ada pada perhentian harapan
Musibah besar akan mengubur perjuangan
Tatkala keyakinan kalah dan kocar-kacir
Terbirit-birit tergesa dirayu oleh samudra kelabu
sepiku
sekian lama aku terpenjara
Oleh kebisuan jiwa
Kini aku terikat sepi
Yang menjebak ilusi
Tak tergambarkan
Tak pernah terbayang
Jika aku harus menyelami
Kesendirian yang tak bertepi
Hidupku terasa beku
Di kutuk kejam sembilu
Kini kusadari arti
Hari yang di penuhi pelangi
Oleh kebisuan jiwa
Kini aku terikat sepi
Yang menjebak ilusi
Tak tergambarkan
Tak pernah terbayang
Jika aku harus menyelami
Kesendirian yang tak bertepi
Hidupku terasa beku
Di kutuk kejam sembilu
Kini kusadari arti
Hari yang di penuhi pelangi
selalu tentang sepi
Seribu sepi menemani
Hingga di ujung hari
Tiada senja yang menari-nari
Tiada pula warna pelangi
Hanya hening mendekap hati
Menyisakan kebisuan ini
Haripun terasa terputus dari mimpi
oh lelah ....tiada terobati
Menanti warna-warni
Hingga di ujung hari
Tiada senja yang menari-nari
Tiada pula warna pelangi
Hanya hening mendekap hati
Menyisakan kebisuan ini
Haripun terasa terputus dari mimpi
oh lelah ....tiada terobati
Menanti warna-warni
Dengarkanlah
Desahan rintih terjerebab sepi
Mengaung memecah sunyi
Seolah takan terobati
Ribuan butir kesedihan menjera diri
Tiada bercak ,rasa berontak ini
Daya upaya hanyalah inti sari
Selalu jiwa melolong ini
Terbom bardir mimpi
Meratakan harapan kini
Menyisakan kemurungan di hati
Karena kehidupan yang harus di taati
Juga proses harus yang harus di penuhi
Mengaung memecah sunyi
Seolah takan terobati
Ribuan butir kesedihan menjera diri
Tiada bercak ,rasa berontak ini
Daya upaya hanyalah inti sari
Selalu jiwa melolong ini
Terbom bardir mimpi
Meratakan harapan kini
Menyisakan kemurungan di hati
Karena kehidupan yang harus di taati
Juga proses harus yang harus di penuhi
Apakah
Apakah kau pernah merasa sendirian
Merasa perih waktu yang menyelimuti
Sesaknya dada tertusuk sepi
Dan begitu lambatnya waktu berjalan
Menghancurkan jernih pikiran
Membuat prasangka hujatan
Dan kau tersesat kembali
Seakan tak mampu lagi berdiri
Merasa perih waktu yang menyelimuti
Sesaknya dada tertusuk sepi
Dan begitu lambatnya waktu berjalan
Menghancurkan jernih pikiran
Membuat prasangka hujatan
Dan kau tersesat kembali
Seakan tak mampu lagi berdiri
untuk impian
Aku ingin menciptakan sayap
Untuk masa depan yang ingin ku santap
Sungguh terlalu sangat melejit
Dasar ingin entah terlalu sempit
Karena angan yang terlanjur memuncak
Godaan inginpun meledak
Ku titih hari demi hari penuh harap
Ku tunggu dengan senjata doa dalam hidup
Meski lelah, perih untuk menghadapi
Namun yakin tuk membangun mimpi
Untuk masa depan yang ingin ku santap
Sungguh terlalu sangat melejit
Dasar ingin entah terlalu sempit
Karena angan yang terlanjur memuncak
Godaan inginpun meledak
Ku titih hari demi hari penuh harap
Ku tunggu dengan senjata doa dalam hidup
Meski lelah, perih untuk menghadapi
Namun yakin tuk membangun mimpi
doaku untuk impian
YA...ALLAH berikan aku rizky
Untuk membangun mimpi
Hanya Engkau yang mengetahui
Betapa meluapnya angan-angan ini
Sungguh sulit menerjang penghadang
Untuk rasa rindu yang tak terbentang
Luapan cita yang tak tertahan
Meletup tak ingin teralihkan
Bersandar pada kesabaran
Rasa pahit menghimpit menyesakan
Harapan angan yang tak di ketahui
Yang tak terdeteksi para insani
Menyiksa dengan percikan -percikan
Terus merangkak mencoba bertahan
Hanya seuntai pengorbanan
Untuk menjernihkan masa depan
Sebatas usaha untuk mengalihkan
Tipu daya yang mematikan
Hanya Engkau maha mengetahui
Ku berserah dalam lelah
Memohon ampun penuh pasrah
Untuk membangun mimpi
Hanya Engkau yang mengetahui
Betapa meluapnya angan-angan ini
Sungguh sulit menerjang penghadang
Untuk rasa rindu yang tak terbentang
Luapan cita yang tak tertahan
Meletup tak ingin teralihkan
Bersandar pada kesabaran
Rasa pahit menghimpit menyesakan
Harapan angan yang tak di ketahui
Yang tak terdeteksi para insani
Menyiksa dengan percikan -percikan
Terus merangkak mencoba bertahan
Hanya seuntai pengorbanan
Untuk menjernihkan masa depan
Sebatas usaha untuk mengalihkan
Tipu daya yang mematikan
Hanya Engkau maha mengetahui
Ku berserah dalam lelah
Memohon ampun penuh pasrah
menunggu
Terlalu lama aku menunggu
Hingga tulang-tulangku beku
Hati dan jiwaku bersatu
Dalam angan kelabu
Menapaki hari yang mengiris pilu
Di detik dimana aku tersedu
Meratap pada pahit hidupku
Ketika cahaya hati berbisik merdu
Aku dibawa terbang kelangit biru
Seolah aku pastikan bertemu
Dengan ribuan doa yang kutunggu
Hingga tulang-tulangku beku
Hati dan jiwaku bersatu
Dalam angan kelabu
Menapaki hari yang mengiris pilu
Di detik dimana aku tersedu
Meratap pada pahit hidupku
Ketika cahaya hati berbisik merdu
Aku dibawa terbang kelangit biru
Seolah aku pastikan bertemu
Dengan ribuan doa yang kutunggu
Selasa, 15 Maret 2011
EROFA
kemegahan berbalut elegan
Kecantikan berbedak ke elokan
Keindahan berselimut ketakjuban
Yangtak tergambarkan
Yang membayang - bayang
Betapa aku tergoda tak berdaya
Olehmu Eropa
Yang menyajikan keindahan dunia
Eropa yang berpesona
Ingin aku larut di sana
Mencicipi keajaiban yang sesungguhnya
Menbuncahkan rasa takjub
Yang tak terbendung
Ingin kupeluk dan kurauh
Kejayaan sepanjang masa
Di sana terasa
Masa lalu dan sekarang begitu nyata
Sepenuh hati aku menginginkan
Meski hanya sekedar hembusan
Eropa.....aku selalu mendanba
Dan aku selalu merindu
Meski tak pernah bertemu
Seluruh daya tarikmu impian
Hingga aku takbisa mengungkap
Pada takjud yang tak terucap
Aku tak bisa menyingkab kata-kata
Aku terlalu amatiran untuk menggambarkan eropa
Tapi, aku jatuh cinta
6Agustus 2010
Kecantikan berbedak ke elokan
Keindahan berselimut ketakjuban
Yangtak tergambarkan
Yang membayang - bayang
Betapa aku tergoda tak berdaya
Olehmu Eropa
Yang menyajikan keindahan dunia
Eropa yang berpesona
Ingin aku larut di sana
Mencicipi keajaiban yang sesungguhnya
Menbuncahkan rasa takjub
Yang tak terbendung
Ingin kupeluk dan kurauh
Kejayaan sepanjang masa
Di sana terasa
Masa lalu dan sekarang begitu nyata
Sepenuh hati aku menginginkan
Meski hanya sekedar hembusan
Eropa.....aku selalu mendanba
Dan aku selalu merindu
Meski tak pernah bertemu
Seluruh daya tarikmu impian
Hingga aku takbisa mengungkap
Pada takjud yang tak terucap
Aku tak bisa menyingkab kata-kata
Aku terlalu amatiran untuk menggambarkan eropa
Tapi, aku jatuh cinta
6Agustus 2010
DOA
YA ALLAH ......aku berharap
Menghiba hanya kepadaMU
Memohon dengan segenap hati dan jiwa
Hanya Engkau maha mengetahui
Raungan hambamu ini
Kepadamu kupasrahkan sejuta impian
Engkau tau insyan manapun yang terlunta
Dan Engkau mendengar setiap jeritan hamba
Aku sipendosa tak tau diri
Merintih agar segera mengecup mimpi
Aku lemah tanpa daya
Dalam upaya yang belum berupa
Menghiba hanya kepadaMU
Memohon dengan segenap hati dan jiwa
Hanya Engkau maha mengetahui
Raungan hambamu ini
Kepadamu kupasrahkan sejuta impian
Engkau tau insyan manapun yang terlunta
Dan Engkau mendengar setiap jeritan hamba
Aku sipendosa tak tau diri
Merintih agar segera mengecup mimpi
Aku lemah tanpa daya
Dalam upaya yang belum berupa
Gelombang
kutelan sebuah kekosongan derita
Terasa mencekik terlalu hampa
Membuat ruang ratapan tanpa nyawa
Terseok terkikis rasa
Alunan hidup enggan bercahaya
Jiwa kering terperas dahaga
Di setiap sudut ruang jiwa
Terselip angan hembusan dari surga
Namun belenggu penjara
Mengutuk terlalu murka
Rencana demi rencana
Hanya sebatas pelipur lara
Tetes air mata
Menjadi saksi nyata
Rasa dahaga menjadi kian sempurna
20-08-2010
Terasa mencekik terlalu hampa
Membuat ruang ratapan tanpa nyawa
Terseok terkikis rasa
Alunan hidup enggan bercahaya
Jiwa kering terperas dahaga
Di setiap sudut ruang jiwa
Terselip angan hembusan dari surga
Namun belenggu penjara
Mengutuk terlalu murka
Rencana demi rencana
Hanya sebatas pelipur lara
Tetes air mata
Menjadi saksi nyata
Rasa dahaga menjadi kian sempurna
20-08-2010
Sejatinya
Sejatinya...........
Kami selalu menjadi korban
Oleh kobaran -kobaran ketamakan
Hak -hak kami di telanjangi lalu di kuliti
Tapi para mafia pajak di perisai
Kami benar - benar di suguhi tontonan
Tipu daya muslihat yang maha membosankan
Dulu kami di siksa koloni
Sekarang di injak teman sendiri
Keadilan bagi seluruh rakyat indonesia
Itu adalah keagungan pancasila
Sungguh,miris nurani ini
Karna keagungan serta ketinggiannya tak lagi di hargai
Sibodoh di nina bobokan
Dengan mudah oleh sogokan - sogokan
Yang berilmu di suapi devisa
Juga diberi tunjangan tahta
Yang miskin di paksa semakin susah nelangsa
Yang kaya lebih sumringah bahagia
Sejatinya ,ini adalah tipu daya
Untuk bangsa lupa martabat tak lagi berbudaya
Ahad 27februari2011
Kami selalu menjadi korban
Oleh kobaran -kobaran ketamakan
Hak -hak kami di telanjangi lalu di kuliti
Tapi para mafia pajak di perisai
Kami benar - benar di suguhi tontonan
Tipu daya muslihat yang maha membosankan
Dulu kami di siksa koloni
Sekarang di injak teman sendiri
Keadilan bagi seluruh rakyat indonesia
Itu adalah keagungan pancasila
Sungguh,miris nurani ini
Karna keagungan serta ketinggiannya tak lagi di hargai
Sibodoh di nina bobokan
Dengan mudah oleh sogokan - sogokan
Yang berilmu di suapi devisa
Juga diberi tunjangan tahta
Yang miskin di paksa semakin susah nelangsa
Yang kaya lebih sumringah bahagia
Sejatinya ,ini adalah tipu daya
Untuk bangsa lupa martabat tak lagi berbudaya
Ahad 27februari2011
Selasa, 08 Maret 2011
Jerit petani kere
Kemiskinan bukan didepan mata
Tapi,menjalar dan menyelimuti dengan nyata
Begitu jugaketidak adilan yang meraja lela
Menghimpit membuat kami tak berdaya
Kemakmuran petani kere benar tak ada
Karena,jerih payah peluh tak lagi berharga
Petani kere bosan dengan dusta
siti jumaenah 24feb2011
Tapi,menjalar dan menyelimuti dengan nyata
Begitu jugaketidak adilan yang meraja lela
Menghimpit membuat kami tak berdaya
Kemakmuran petani kere benar tak ada
Karena,jerih payah peluh tak lagi berharga
Petani kere bosan dengan dusta
siti jumaenah 24feb2011
Miskiiiiiin
Prahara derama nyata
Menggulung gelombang ,menggonjang ganjing
Peluh harap,parah .Kering -kerontang
Menggonggong ,mengaung ,mengerang
Tat ada yang dengar
Dan tak ada lagi yang mau peduli
Kerisis kepercayaan telah menjaya
Mereka buta hati buta jiwa
Karena, senggaja menyumbat telinga
Wahai.....raja koruptor yang aggung
Tolong sisakan sedikit uang
Untuk rakyat jelata yang malang
miskin....miskin ....miskin ....
Rakyat miskin harta
Wakil rakyat miskin nurani jiwa
Kemiskinan memayungi bangsa
Bumi pertiwi tak lagi berduka
Habis air mata tak tersisa
Kasihan petempur negara
Mereka di kubur nelangsa
Wahai......pahlawan depisa
Engkau miskin dan disiksa
Kantong pejabat yang maha kaya
Mereka menimbun devisa
Kita yang luar biasa sengsara
jumeenah, 24pebruari2011
Menggulung gelombang ,menggonjang ganjing
Peluh harap,parah .Kering -kerontang
Menggonggong ,mengaung ,mengerang
Tat ada yang dengar
Dan tak ada lagi yang mau peduli
Kerisis kepercayaan telah menjaya
Mereka buta hati buta jiwa
Karena, senggaja menyumbat telinga
Wahai.....raja koruptor yang aggung
Tolong sisakan sedikit uang
Untuk rakyat jelata yang malang
miskin....miskin ....miskin ....
Rakyat miskin harta
Wakil rakyat miskin nurani jiwa
Kemiskinan memayungi bangsa
Bumi pertiwi tak lagi berduka
Habis air mata tak tersisa
Kasihan petempur negara
Mereka di kubur nelangsa
Wahai......pahlawan depisa
Engkau miskin dan disiksa
Kantong pejabat yang maha kaya
Mereka menimbun devisa
Kita yang luar biasa sengsara
jumeenah, 24pebruari2011
Selasa, 22 Februari 2011
getar getir cinta
ini memang tidak aneh ,aku sering merasa jiwaku tertarik ,aliran darah mendidih ,dan jantungku berdekup kencang .ketika aku menyukai sesorang tapi,kali ini jauh berbeda .hatiku seperti brguling-guling ,dan getaranya m elebihi gelora asmara yang pernahku alami .dan belakangan ini aku sulit memahami diriku ya,semenjak ozzie datang kedalam otakku .aku menjadi pesakitan,karna dadakuselalu dipenuhi dengan kerinduan ,padahal ozzie selalu ada di sekitarku .aku tidaksanggup membayangkan jika ozzie akan segera menghilang dari hari-hariku ,aku ingin memilikinya .seperti aku mwmiliki ragaku ,yang tidak mungkin terpisah kcuali saruhal .aku sungguh mengingimkan ozzie melebihi apapun saat ini perasaan yang telah membantai hal-hal nyata di dalam otakku ini .dan hanya menyisakan ruang aneh yang menyiksa ,sudah menjalar selama enam minggu .dan etiap hari bertambah smakin dalam ,membuatku semakin terpuruk. akusangat menyayangkan kenapa aku baru menyadari .enapa di saatakan ada perpisahan cinta ini baru tumbuh .danpertanyaan terbsar ,knapa aku mnyukai orang malas,yang jauh dari prstasi ,apa aku sudah mulai rabun,,,,,atau aku benar-benar telah buta ,,,,,,,,karna dimataku tidak ada lagi leleki ganteng dan luar biasa tampan slain ozzie.....ozzie dan ozzie .
Langganan:
Komentar (Atom)