Hilangnya senyummu
Cinta hadir dihati ini begitu adanya
Rasa tulus nyatanya jadi sia-sia
Sebentar saja kumengenalmu
Kebahagiaan itu adalah kebutuhanku
Cinta yang satu lagi mengapa kian menyiksa
Wujudmu masih menjelma di dada
Namun takdir tak menuliskan kita bersama
Perbedaan tergambar di mata jadi tak cinta
Tapi, aku sungguh terluka
Seolah kenangan bersamamu duka
Hatiku kini terbelah dua
Karena benar dirimu masih tersisa
Coba kau bisa pahami
Aku hanya ingin kau tau
Apakah dirimu menghargai apa inginku
Batinku menjerit-jerit tak kuasa
Jangan berkata-kata tentang air mata lagi
Kesesakan yang kurasa ialah Neraka cinta
Wahai yang pernah kupuja
Adakah rasa sakit dari apa yang melanda
Karena diriku tak sanggup tanpamu
Duniaku tergunjang semu
Aroma hidupku antah berantah kelabu
Membayangkan hilanh, hilangnya senyummu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar