Saranghae
Kata itu begitu tajam
Saat mendengarnya
Ada gema yang merayu di dalam dada
Romaku tersedot kepusaran alam nalar
Rasanya cukup kuat
Bergetar dengan hebat
Selalu aku di bawa kembali
Kedetik yang kini ingin kudatangi
Sentuhan tak sampai
Membuatku semakin penasaran
Sepertinya aroma yang tak mampu kuhirup
Sangat memabukan
Dalam rentan yang lama
Aku masih merasa
Betapa luar biasa kata itu
Aku tergoncang badai
Bersama samudra tak kasat mata
Hingga jiwaku hampir terkeruk nafsu
Yang mesti kubelenggu
Saranghae, kata itu
Masuk kerenung hati mendalam
Memaksa dan mempermainkan nurani
Membangunkan satu mimpi
Tanpa kejelasan bernarasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar